FAQ

1. Berapa ukuran CTI (panjang, lebar, tebal, overlap, expose, berat ) ? Jawab : Panjang x lebar = 1 m x 34 cm (1029 mm x 343 mm); 3 mm; 20 cm ~ 60%; 14 cm, 10 kg / m2.
2. Kok CTI tipis ya, apa kuat ? Apa tidak mudah sobek ? Jawab : Letak kekuatan Shingel Roof tidak berada di tebal / tipisnya genteng, tetapi terletak di Multipleksnya, karena pemasangannya dipaku diatas Multipleks. Sangat berbeda dengan genteng Metal, Keramik, Beton, dll yang dipasang diatas reng, sehingga tebal / tipisnya amat sangat berpengaruh. CTI Korea tidak mudah sobek, karena ada lapisan Serat Fiber-nya. (Apakah CTI bisa disobek ? – Bisa, tapi tidak seperti menyobek kertas, & CTI Korea dibeli tidak untuk disobek tetapi untuk dipasang ~ sama seperti beli gelas kaca).
3. Apa CTI Korea tidak bocor ? Jawab : CTI Korea dijamin 100 % tidak bocor, karena overlapnya sangat besar (20 cm) & terpasang menempel secara menumpuk di atas Multipleks. Sangat berbeda dengan genteng lain, misal: Keramik / Beton – 4 cm, Metal -5 cm, Seng / Asbes-7 cm, dll. Semua genteng overlapnya kurang dari 10 cm.
4. Apa bahan dasar CTI ? Jawab : Bitumen (aspal) yang telah diproses secara kimiawi (oksidasi). (note : Bisa ditambahkan dengan kata-kata sbb : & dilapisi dengan serat Fiber, serta diatasnya ditaburi dengan granule (batuan alam) & ditambah dengan lem adhesive di permukaan atas + bawah, dimana bagian bawah punya plastik pelindung untuk melindungi lem adhesive ini).
5. Apakah CTI tidak panas ? Jawab : Tidak, karena ada multipleks dibawahnya dan ada batuan alam di lapisan atasnya yang berfungsi sebagai peredam panas.
6. Apakah CTI tidak meleleh ? Jawab : Dijamin tidak meleleh, dengan dasar : Batas titik leleh CTI Korea = 200 C dan suhu diluar paling tinggi hanya 80 C saja sehingga masih jauh dari titik lelehnya.
7. Apakah CTI tidak mudah terbakar ? Jawab : Tidak, karena CTI sudah punya sertifikat uji ketahanan terhadap api (Sertificate Fire Resistance / Standard Uji Material dari Rusia). CTI tidak bersifat seperti bensin atau kertas yang mudah terbakar.
8. Apakah CTI tahan dibakar ? Jawab : Semua material tidak ada yang tidak tahan untuk dibakar, & CTI punya titik leleh sampai 900 C, jadi CTI tidak mudah terbakar.
9. Apakah CTI cocok dengan iklim di Indonesia? Jawab : Sangat cocok, karena iklim di Indonesia sangat bersahabat yakni antara 10-36 derajat celcius saja. Sangat jauh berbeda dengan iklim di Eropa / Amerika / Rusia yakni dari minus 5 – 42 derajat & CTI sudah terpasang di Rusia maupun Timur Tengah, sampai saat ini tidak ada masalah.
10. Apakah CTI yang telah dipasang bisa dinjak diatas ? Jawab : Bisa, karena CTI dipasang diatas Multipleks & juga tidak perlu khawatir karena titik leleh CTI s/d 900 C.
11. Apakah batuannya tidak rontok ? Jawab : Batuan rontok adalah proses alami tetapi tidak lebih dari 5 % & itupun terjadi pada saat awal pemasangan (karena tergesek-gesek dan terinjak – injak). Setelah selesai pasang, maka batuan tersebut akan melekat kuat pada bitumennya.
12. Apakah warnanya bisa pudar ? Jawab : Warnanya tidak pudar karena warnanya adalah asli dari batuan alamnya & CTI baru terlihat perubahan warnanya setelah ± 1 tahun. karena itu proses alami dari terkena sinar Matahari dan debu.
13. Bila warna telah pudar, apakah bisa di cat ulang ? Tahan berapa lama cat tersebut ? Jawab : Kami tidak menyarankan untuk dicat ulang, karena dari pabrik juga tidak ada rekomendasi untuk dicat ulang & warna CTI adalah warna asli dari batuan alamnya.
14. Apakah bisa luntur ? Jawab : Dijamin tidak luntur, karena warna CTI berasal asli dari batuan alamnya.
15. Apakah bisa lumutan ? Jawab : Lumut adalah proses alami yang terjadi karena adanya media “Air”, jadi selama media tadi bisa di eliminir keberadaannya, maka besar kemungkinan tidak akan tumbuh lumut. Media Air tadi bisa timbul karena : a. Ada genangan yang disebabkan multipleks terlalu tipis sehingga jadi cekung. b. Kemiringan Atapnya sangat landai, sehingga air tidak cepat kering. c. Ada pohon yang rindang, sehingga membuat air tidak cepat kering oleh sinar Matahari.
16. Untuk menghindari Lumut apakah bisa di coating anti lumut ? Jawab : Kami tidak menjamin, karena umur coating juga terbatas & adanya lumut karena proses alami yang didasari oleh adanya media Air.
17. Apakah perlu ahli khusus untuk memasang CTI ? Jawab : Tidak perlu ahli khusus, yang penting orang tersebut sudah punya pengalaman pasang genteng & profesional dibidangnya. Nanti bisa kita ajari atau orang tersebut bisa melihat buku petunjuk pemasangan CTI & pasang CTI paling mudah dibanding pasang genteng-genteng yang lain, Tetapi bila pemasangan CTI dipasang sendiri, maka kami tidak memberikan garansi pemasangan (bocor, salah pasang, dll).
18. Apakah tukang saya bisa pasang CTI ? Jawab : Tentu bisa, yang penting tukang bapak sudah punya pengalaman pasang genteng. Nanti bisa kita ajari atau tukang tersebut bisa melihat buku petunjuk pemasangan CTI & pasang CTI paling mudah dibanding pasang genteng-genteng yang lain, Tetapi bila pemasangan CTI dipasang sendiri, maka kami tidak memberikan garansi pemasangan (bocor, salah pasang, dll).
19. Bisakah saya pakai multipleks 6 mm saja ? Jawab : Tidak Bisa, minimal harus 9 mm & juga kami tidak memberikan garansi, karena multipleks 6 mm bisa melendut, sehingga membuat CTI nya jadi tidak rapi, bisa lumutan, paku bisa terangkat, dll.
20. Jika bekas atap keramik saya ganti CTI, bisa tidak pakai multipleks 6 mm, kan ada rengnya ? Jawab : Tidak Bisa, kami sarankan pakai multipleks yang 9 mm, karena jarak reng sama saja 40 cm (walau ada kasonya juga) & terutama multipleks 6 mm tetap punya kecenderungan untuk melendut & paku bisa terangkat (tidak menggigit dengan kuat).
21. Berapakah jarak Reng ? Jawab : Jarak standard : 60 cm untuk multipleks 12 mm & 40 cm untuk multipleks 9 mm.
22. Apa fungsi starter itu ? Bagaimana cara pasangnya ? Jawab : Ada 3 fungsi starter di genteng CTI yakni: 1. Sebagai awalan agar genteng menjadi (tampak) lurus. 2. Sebagai pelindung agar air hujan tidak masuk ke multipleks melalui nat / parit CTI 3. Sebagai penutup nat / parit CTI agar multipleksnya tidak tampak. Cara pasang : CTI dipotong menjadi 2 bagian, di atas nat / parit / overlap (14 cm dari atas & 20 cm dari bawah), selanjutnya yang dipakai adalah bagian dengan lebar 20 cm. Bagian yang ada lem adhesive di pasang di bawah.
23. Apakah Multipleksnya tidak kena aliran air hujan ? (tengah, kiri, kanan, depan) ? Jawab : Untuk bagian tengah dijamin 100 % tidak bocor karena overlapnya 20 cm, untuk bagian yang lain harus diberi pelindung yakni Flashing.
24. Bagaimana cara pasang Flashing ? Jawab : Multipleks bagian depan dipasang flashing berbentuk U & dipaku langsung, selanjutnya dipasang starter CTI diatasnya. Untuk bagian samping dipakai Flashing yang berbentuk L, cara pasang sama.
25. Apakah Nok CTI harus beli khusus ? Jawab : Tidak perlu, karena Nok diambil / dipotong dari genteng CTI sendiri.
26. Bagaimana cara membuat dan memasang Nok CTI Korea ? Jawab : CTI di potong menjadi 3 bagian dengan batasan nat / parit dari atas ke bawah, kemudian setiap daun di bagian overlapnya di potong sudutnya. Pemasangan dengan ditumpuk sesuai dengan overlapnya, dimana 1 m’ perlu 7 daun (1 bundel = 9 m’) dari [ (21 x 3 daun) / 7 ] = 9 m’
27. Bagaimana cara pasang untuk jurai ? Jawab : Dibagian bawah jurai harus dipasang underlayer dengan lebar 1 m’, selanjutnya cara pasang CTI bisa dengan sistem potong atau sistem anyaman tikar.
28. Adakah garansinya ? Jawab : CTI satu-satunya pabrik genteng yang berani memberikan Garansi secara tertulis selama 20 tahun.
29. Apa saja yang digaransi ? Jawab : Garansi Material dari Pabrik, yakni digaransi bila rusak karena quality-nya tidak baik (bukan karena salah pasang, dll), Garansi Pasang selama 1 tahun (jika kami yang pasang).
30. Bagaimana jika pada tahun ke 10 rusak ? Jawab : Jika memang dari kualitas CTI, maka akan diganti sebesar 10/20 atau 50% nya, karena sistem garansi dari Pabrik memakai metode penyusutan.
31. Apa jaminan bisa tahan s/d 20 tahun jika di Indonesia saja belum teruji s/d 20 tahun ? Jawab : Di Indonesia memang belum berjalan selama 20 tahun, tapi di Eropa & Rusia dan Timur Tengah sudah lebih dari 30 tahun, dan sampai dengan saat ini kami tidak pernah menerima keluhan. Titik kritis pemasangan adalah s/d satu tahun, dan titik kritis genteng adalah s/d tahun ke-3. Lewat dari titik kritis biasanya semua akan berjalan dengan lancar.
32. Garansi 20 tahun, kalau tokonya tutup bagaimana? harus klaim kemana & dengan siapa ? Jawab : Tidak perlu khawatir, karena kami bergerak di bisnis ” Shingles Roofing Specialities”
33. Bagaimana pasang genteng bila ketemu dinding ? Jawab : Cara pertama ; Bagian dari dinding di korek sedalam ± 5 cm, selanjutnya dipasang Waterproofing membrane bermineral dengan warna yang senada + side Flashing dan dipaku, kemudian dinding tersebut disemen. Cara kedua ; Genteng CTI dinaikkan ± 10 cm ke dinding dan di lem, kemudian pinggiran dinding di plester (ban-bannan) ± 20 cm memanjang sepanjang dinding.
34. Bagaimana bila pasangnya diatas Dak Beton ? Jawab : Harus dilihat bisa dipaku atau tidak, jika bisa langsung saja dipaku seperti biasa, jika tidak maka harus pakai media Waterproofing membrane Bitumen. Jika pakai waterproofing membrane maka pemasangan bisa dengan sistem bakar. Bila kemiringan < 10 derajat harus pakai waterproofing membrane torching
35. Bagaimana jika pasang dalam bentuk kubah ? Jawab : – Harus dilihat kubah-nya pakai Multipleks atau Beton ? ­ Jika pakai multipleks maka bisa langsung dipaku. ­ Jika pakai Beton harus dilihat bisa dipaku atau tidak? ­ Jika tidak bisa dipaku maka harus pakai media waterproofing membrane & pemasangan dengan sistem bakar. ­ Harus pakai underlayer pada bagian atap kubah minimal 2 m ke bawah. ­ Genteng CTI dipasang seperti biasa atau dipotong seperti bentuk nok.
36. Bagaimana jika pasang dalam bentuk kerucut ? Jawab : Sama seperti pada jenis atap kubah.
37. Bagaimana bila kemiringan atapnya kurang dari 10 derajat ? Jawab : Harus pakai underlayer, karena aliran air hujan tidak cepat jatuhnya dari atap, sehingga dikhawatirkan terjadi genangan atau arus balik ke atas karena terlalu landai.
38. Jika ada yang bocor/ rusak, apakah seluruh Genteng CTI nya harus diganti semuanya ? Jawab : Cukup yang rusak saja yang diganti. (note: penggantian diusahakan dilakukan pada tengah hari, karena genteng CTI di atap rumah sedikit lunak dan tidak sobek bila dilepas).
39. Bila ternyata terjadi bocor juga, CTI bisa jamin memperbaikinya ? Jawab : Genteng CTI 99,9% dijamin tidak bocor, bila terjadi kebocoran pasti diakibatkan karena salah pasang atau multipleks tidak standard. Bila pemasangan CTI oleh kami, maka kami garansi 1 tahun, bila bukan dari kami yang pasang, maka kami akan kenakan biaya perbaikan atau kami berikan solusi (kami ajarkan) untuk perbaikannya.
40. Rusak nggak genteng CTI nya bila dibongkar ? Jawab : Harus dilakukan dengan hati-hati & dilakukan pada tengah hari, tetapi CTI yang telah lama terpasang (> 1 tahun) tidak kami sarankan untuk dapat dipakai kembali.
41. Peralatan apa saja yang diperlukan untuk pasang CTI ? Jawab : Peralatan sangat sederhana yakni : Martil / Palu, Meteran, Benang Kapur, Pensil Gambar & Cutter.
42. Kenapa harga CTI lebih murah dari Kompetitor ? Jawab : CTI Korea diproduksi di Indonesia, sehingga dapat menekan biaya produksi, sedangkan competitor lainnya diimport, dimana customer secara tidak langsung dikenakan biaya import (transport kapal, Pajak pajak Import, dll), sedangkan secara kualitas CTI jauh lebih bagus dan tidak ada komplain dari yang sudah pakai CTI.
43. Bisakah beli 1/2 bundel saja ? Jawab : Satuan terkecil kami 1 bundel, jika hanya 1/2 bundel saja maka yang 1/2 nya lagi tidak bisa kami jual, karena bisa dikira barang bekas. Sama seperti beli Keramik (lantai).
44. Apakah semua warna ready stock ? Jawab : Semua material Ready Stock. Apabila sudah tidak ada lagi, paling lama menunggu 7 hari.
45. Berapa lama bisa supply ? Jawab : Untuk warna ready stock perlu waktu ± 1 s/d 3 hari saja, sedangkan untuk Indent ± 7 hari (kerja).
46. Bagaimana cara pasang paku ? Jawab : Paku di pasang tepat di atas nat / parit (di atas lem adhesive), tempat ini adalah titik aman dari aliran air, khusus untuk atap yang kena terpaan angin kencang maka paku harus dipasang dua buah. 1 kg paku untuk 20 m2 atau 1 lembar genteng perlu 4 buah paku.
47. Bisakah saya beli paku sendiri ? Jawab : Paku CTI adalah pesanan khusus yang tidak bisa berkarat, jika memakai paku lain maka kami tidak memberikan garansi, karena dikhawatirkan akan berkarat.
48. Bagaimana cara pembayarannya ? Jawab : DP & Cash before Delivery (DP & pelunasan sebelum barang diantar).
49. Bisakah saya bayar setelah barang diantar, kami kan takut kalian tidak antar CTI nya ? Jawab : kami memiliki pabrik sendiri, jadi tidak perlu khawatir tidak akan kami antar.
50. Bisakah saya bayar 2 minggu setelah barang diantar, karena administrasi kami seperti itu ? Jawab : Kami akan antar setelah pelunasan kami terima.